Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Laporan Good Corporarte Governance Tahun 2017



  1. Penilaian Penerapan GCG di Perusahaan.
  2. Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) terus menjadi komitmen dari seluruh pemangku kepentingan perusahaan, dimana seluruh organ perusahaan serta komite-komite penunjang Direksi dan Komisaris telah menjakankan fungsinya dengan baik sebagaimana tercermin dalam laporan tahunan penerapan GCG Perusahaan tahun 2017 kepada Otoritas Jasa Keuangan.

    Perusahaan dengan konsisten menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sehingga dapat menjamin kepentingan seluruh pemangku kepentingan. Kualitas dari anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah secara berkelanjutan terus ditingkatkan dengan menjalankan program keberlanjutan serta melakukan sertifikasi keahlian Manajemen Risiko bagi Direksi, Komisaris, Dewan Pengawas Syariah serta seluruh jabatan 1 (satu) tingkat dibawah Direksi yang berjalan dan berhasil dengan sangat baik dan memuaskan.

    Kami percaya dengan meningkatnya kuantitas dan kualitas tata kelola maka Perusahaan akan mampu bertahan dan tumbuh menjadi perusahaan yang semankin dipercaya oleh seluruh nasabah dan masyarakat luas.

  3. Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham

    1. Pemegang Saham Pengendali

    2. Rapat Umum Pemegang Saham
      1. Selama tahun buku 2017 telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham sebagai berikut:
        1. Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Para Pemegang Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG No 43 tertanggal 22 Mei 2017 yang dibuat dihadapan Linda Herawati, SH Notaris di Jakarta, dengan keputusan:
          • Menyetujui Laporan Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris mengenai kegiatan dan jalannya Perseroanuntuk tahun buku 2016.
          • Menyetujui dan Mengesahkan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk tahun buku 2016 serta pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas pengurusan dan pengawasan yang telah mereka lakukan selama tahun buku 2016.
          • Pemberian dividen kepada Pemegang Saham.
          • Memberikan wewenang kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk menetapkan remunerasi atau gaji dan tunjangan untuk Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan,setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan
          • Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dan honorariumnya yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan tahun 2017.
        2. Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG No 74 tertanggal 19 Juni 2017 yang dibuat dihadapan Linda Herawati, SH Notaris di Jakarta, dengan keputusan:
        3. Pengangkatan kembali Direksi Perseroan ,Dewan Komisaris Perseroan dan Dewan Pengawas Syariah.
        4. Keputusan Para Pemegang Saham tertanggal 19 Juni 2017 dengan keputusan:
          • Perubahan Rencana Bisnis dan Rencana Korporasi Perusahaan tahun berjalan
          • Persetujuan Rencana Tindak guna memenuhi ketentuan single presence policy
        5. Keputusan Para Pemegang Saham tertanggal 18 Oktober 2017 dengan keputusan:
        6. Perubahan Anggaran Dasar guna memenuhi ketentuan POJK 73/POJK.05.2016 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Perasuransian.
        7. Keputusan Para Pemegang Saham tertanggal 23 Oktober 2017 dengan keputusan:
        8. Menyetujui Rencana Bisnis tahun 2018-2020 dan Rencana Korporasi Perusahaan tahun 2018-2022

    3. Nama Dewan Komisaris dengan jabatan serta fungsinya:
    4. Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan perusahaan serta memberikan masukan atau saran kepada direksi dalam menjalankan perusahaan, selain Komisaris utusan, perusahaan juga memiliki Komisaris Independen yang memiliki tugas pokok menjalankan fungsi pengawasan untuk menyuarakan kepentingan pemegang polis, tertanggung, peserta atau pihak penerima manfaat.

      Susunan Dewan Komisaris perusahaan pada tahun buku 2017 adalah sebagai berikut:

      • Indra Widjaja (Presiden Komisaris)
      • Ardhayadi Mitroadmojo (Komisaris Independen)
      • Toshinari Tokoi (Komisaris)
      • Sidharta Akmam (Komisaris Independen)

    5. Rapat Dewan Komisaris :
    6. Rapat Dewan Komisaris diadakan diadakan paling sedikit satu kali dalam satu bulan untuk membahas berbagai hal termasuk kinerja, strategi, kebijakan dan perihal lain mengenai Perusahaan yang membutuhkan persetujuan Dewan Komisaris. Rapat Dewan Komisaris diadakan setiap bulan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 73/POJK.05/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Perasuransian. Di tahun 2017 Sinarmas MSIG Life telah melaksanakan 12 kali Rapat Dewan Komisaris yang setiap bulannya mengagendakan dua outstanding agenda yaitu business performance dan financial result serta agenda-agenda khusus lainnya
      1. Rapat Dewan Komisaris Januari 2017, dengan agenda:
        1. Outstanding agenda
        2. Pembahasan GCG dan inisiatif dari distribution channel dan back office untuk pencapaian rencana bisnis 2017
      2. Rapat Dewan Komisaris Februari 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda
        2. Pembahasan mengenai rekomendasi dari MS&AD terkait penguatan Legal & Compliance , Internal Audit serta Risk Management Framework.
      3. Rapat Dewan Komisaris Maret 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda
        2. Pembahasan Rencana Bisnis baru yang akan diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan guna memenuhi ketentuan Single Presence Policy
      4. Rapat Dewan Komisaris April 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda
        2. Laporan Komite GCG
        3. Proposal Rapat Umum Pemegang Saham
        4. Laporan Auditor Independent.
      5. Rapat Dewan Komisaris May 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda
        2. Usulan RUPS Luar Biasa untuk mengangkat kembali anggota Direksi, Dewan Komisaris serta Dewan Pengawas Syariah.
      6. Rapat Dewan Komisaris Juni 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda
        2. Laporan Komite Audit.
      7. Rapat Dewan Komisaris Juli 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding Agenda
      8. Rapat Dewan Komisaris Agustus 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding Agenda
      9. Rapat Dewan Komisaris September 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding Agenda
        2. Pembahasan Rencana Bisnis dan Rencana Korporasi tahun 2018
        3. Usulan perubahan anggaran dasar guna memenuhi ketentuan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.
        4. Rencana Sertifikasi Manajemen Risiko.
      10. Rapat Dewan Komisaris Oktober 2017, dengan agenda :
        1. Pembahasan program penjualan terintegrasi Bancassurance.
      11. Rapat Dewan Komisaris November 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding Agenda
        2. Usulan penunjukan auditor eksternal DPLK
      12. Rapat Dewan Komisaris tanggal Desember 2017, dengan agenda :
        1. Outstanding agenda

      Daftar hadir rapat Dewan Komisaris periode Januari s/d Desember 2017 :
      No. Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran (%)
      1. Indra Widjaja Presiden Komisaris 12 100
      2. Ardhayadi Mitroadmojo Komisaris Independen 12 100
      3. Toshinari Tokoi Komisaris 12 100
      4. Sidharta Akmam Komisaris Independen 12 100

    7. Penjelasan mengenai komite-komite penunjang BOC:
    8. Komite-komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasannya terhadap perseroan telah menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan serta piagam komite (committee charter), adapun pada tahun 2017 komite-komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris, fungsi serta susunan keanggotaan Komite-komite penunjang BOC sebagai berikut :

      1. Komite Audit
      2. Komite Audit dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap laporan keuangan, efektivitas pemeriksaan oleh auditor eksternal dan internal. Komite Audit terdiri dari :

        • Ketua : Ardhayadi Mitroatmodjo (Komisaris Independen)
        • Anggota :
          • Premraj Thuraisingam (Presiden Direktur)
          • Hidenori Kui (Wakil Presiden Direktur)
          • Hideto Sakamoto (Direktur)
          • Marliana (Sekretaris) dan digantikan oleh Vaji Vitrada Nasution
      3. Komite Manajemen Risiko
      4. Komite Manajemen Risiko dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan dan pengembangan kebijakan risiko Perusahaan. Komite Risk Management terdiri dari :

        • Ketua : Sidharta Akmam (Komisaris Independen)
        • Anggota :
          • Premraj Thuraisingam (Presiden Direktur)
          • Hidenori Kui (Wakil Presiden Direktur)
          • Hamid Hamzah (Direktur)
          • Hideto Sakamoto (Sekretaris)
      5. Komite Good Corporate Governance
      6. Komite Good Corporate Governance dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan Good Corporate Governance dan menilai konsistensi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik termasuk etika bisnis dan tanggung jawab sosial Perusahaan. Komite Good Corporate Governance terdiri dari :

        1. Ketua : Toshinari Tokoi (Komisaris)
        2. Anggota :
          • Ardhayadi Mitroatmodjo (Komsaris Independen)
          • Premraj Thuraisingam (Presiden Direktur)
          • Hidenori Kui (Wakil Presiden Direktur)
          • Hamid Hamzah (Direktur)
          • Hideto Sakamoto (Direktur)
          • Rio Kurniawan (Sekretaris) digantikan oleh Yuli Kusuma Rianto

      7. Komite Nominasi dan Remunerasi
      8. Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan remunerasi Perusahaan dan sebagai fasilitator kepada Pemegang Saham untuk menentukan kriteria, memilih kandidat dan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari :

        • Ketua : Indra Widjaja (Presiden Komisaris)
        • Anggota :
          • Toshinari Tokoi (Komisaris)
          • Premraj Thuraisingam (Presiden)
          • Ivena Widjaja (Wakil Presiden Direktur)
          • Hidenori Kui (Wakil Presiden Direktur)
        Seluruh dokumen dan catatan rapat komite tersedia di Perusahaan.

    9. Dewan Pengawas Syariah dengan jabatan dan fungsinya
    10. Sebagai Perusahaan Asuransi Jiwa yang menjalankan sebagaian usahanya dalam bentuk syariah, maka Perusahaan memilik 2 (dua) orang Dewan Pengawas Syariah (DPS) guna memastikan diterapkannya perinsip syariah secara konsisten oleh Perusahaan. DPS yang terakhir kali diangkat kembali melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa tertanggal 9 Juni 2017 dengan nama dan susunan sebagai berikut:

      • Ketua merangkap anggota : dr H. Endy Mohammad Astiwara, MA
      • Anggota : DR H. Ahmadi Sukarno, Lc, M.Ag.

    11. Rapat Dewan Pengawas Syariah
    12. Ditahun 2017, Sinarmas MSIG Life telah melaksanakan 4 (empat) kali Rapat DPS baik secara tatap muka maupun surat yang diedarkan dan direview serta ditandatangani oleh DPS.

      Daftar hadir rapat Dewan Komisaris periode Januari s/d Desember 2017 :

      No. Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran (%)
      1. dr H. Endy Mohammad Astiwara, MA Ketua 64 100
      2. DR H. Ahmadi Sukarno, Lc, M.Ag. Anggota 64 100

    13. Nama BOD dengan jabatan dan fungsinya
    14. Perusahaan dipimpin oleh Direksi yang ditunjuk oleh Rapat Umum Pemegang Saham telah memenuhi persyaratan yang ditentukan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

      Pada akhir tahun buku 2017, Direksi Perusahaan terdiri dari :

      • Premraj Thuraisingam (Presiden Direktur)
      • Bertugas untuk mengkordinir anggota direksi dalam menjalankan fungsinya serta bertanggung jawab langsung terhadap fungsi internal audit, Legal& Compliance serta Business Strategy& Planning.

      • Ivena Widjaja (Wakil Presiden Direktur)
      • Direksi yang betanggung jawab atas General Affair dan Human Capital.

      • Hidenori Kui (Wakil Presiden Direktur)
      • Direksi yang bertanggung jawab atas Finance& Accounting, Investasi, Actuarial dan unit Syariah.

      • Hamid Hamzah (Direktur)
      • Direksi yang bertanggung jawab atas kanal distribusi serta training academy

      • Hideto Sakamoto (Direktur)
      • Direktur yang bertanggung jawab atas manajemen risiko serta operasional.

      Tugas dan Wewenang Direksi :

      • Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian
      • Dua orang Direktur bersama-sama berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan.
      • Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas dan wewenang direksi terdokumentasi dalam piagam direksi (BOD charter) yang dibentuk guna memastikan direksi menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan perturan perundang-undangan.

    15. Penjelasan mengenai komite-komite penunjang Direksi:
    16. Komite-komite yang dibentuk oleh Direksi dalam menjalankan fungsi pengelolaan perseroan telah menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan serta piagam komite (committee charter), adapun pada tahun 2017 komite-komite yang dibentuk oleh Direksi terdiri dari :

      • Komite Product Development& Marketing
      • Komite Distribution& Business Development
      • Komite Finance& Investment
      • Komite IT& Operation
      • Komite Manajemen Risiko

      Seluruh dokumen dan catatan rapat komite tersedia di Perusahaan.

    17. Jumlah rapat yang dilakukan Direksi dan daftar hadir, Selama tahun 2017 Direksi mengadakan rapat direksi sebanyak 23 kali dalam setahun.
    18. Berikut tabel kehadiran rapat Direksi periode Januari s/d Desember 2017:

      No. Nama Jabatan Jumlah Kehadiran Persentase Kehadiran (%)
      1. Premraj Thuraisingam Presiden Direktur 23 100%
      2. Ivena Widjaja Wakil Presiden Direktur 17 83%
      3. Hidenori Kui Wakil Presiden Direktur 23 100%
      4. Hamid Hamzah Direktur 23 100%
      5. Hideto Sakamoto Direktur 23 100%

    19. Pernyataan mengenai efektifitas pelaksanaan sistem pengendalian internal
    20. Pengendalian Internal di Perusahaan telah berjalan dengan cukup baik dengan sistem pengendalian yang dijalankan oleh setiap unit business dan diawasi oleh Compliance Department, dimana risiko yang timbul dikelola oleh Risk Management perusahaan dengan baik, yang keseluruhannya dievaluasi dan dinilai oleh Interal Auditor perusahaan.

    21. Kejadian Luar Biasa dalam Perusahaan
    22. Sampai dengan akhir tahun buku 2017 tidak terdapat kejadian luar biasa yang dialami oleh perusahaan.